Ilmu dan Berhala Kehidupan Ilmu bagaikan lentera penerang jiwa Ilmu bak suloh di malam gelap gulita Ilmu datang bagaikan cahaya-cahaya penerang bumi Ilmu menerangi dan menyoroti ruang-ruang sempit yang tertutup dengan gelap Ilmu yang menerangi jiwa bagaikan cahaya menerangi raga Ilmu yang menggelapkan hati bagaikan malam gelap gulita Tersesatlah jiwa, tersesatlah raga, sepi dalam terang gelisah dalam keramaian Ilmu adalah jiwa yang hidup dan raga yang bergerak Mencincang waktu memotong masa itulah kerjanya jiwa dalam kegelapan Jiwa tanpa waktu akan menaungi kekosongan Raga tanpa jiwa hilangnya keseimbangan Jiwa tanpa raga bagaikan petir kehilangan suara Ilmu bukanlah pakaian kebesaran lalu pemiliknya menjadi Tuhan Ilmu bukanlah pakaian kenabian lalu pemiliknya bak rasul akhir zaman Ilmu bukanlah pakaian kesucian lalu pemiliknya berlagak malaikat Tuhan Ilmu bukanlah pakaian kebencian lalu pemiliknya berwajah setan Ilmu bukanlah berhala bagi sesembahan yang meminta untuk disembah Ilmu bukanlah sesajen kehidupan yang mencincang amalan kaum agamawan Ilmu bukanlah modal dagang yang menghitung rugi laba perniagaan Ilmu bukanlah simbul keagungan yang menggoda pemiliknya menjadi sombong bukan kepalang Ilmu adalah suloh dalam kegelapan dan penerang dalam kehidupan Wahai jiwa dan raga berdirilah ditanah yang lapang agar cahaya keilmuan tidak terhalang dengan dinding-dinding tempurung yang sepadan waktu menutup pungguk merindukan bulan Wahai pemilik ilmu yang melata jadikanlah ilmu itu media terkuat untuk menjalin kasih sayang kepada sesama makhluk Tuhan di muka bumi sebagai binatang melata yang butuh penerang menuju Ilahi Amfat Es Dot Fil, 01 Januari 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melihat Masalah dengan Masalah

Meraih Gelar Doktor; Muchlinarwati Disabilitas yang Menginspirasi

Teuku Badruddin Syah: Membangun Politik Aceh Melalui Pikiran Ulama