Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Yatim Bio-Psiko: Manifesto Keberagamaan dan Tanggung Jawab Sosial

Gambar
  Surat al-Maun memberikan penekanan mendalam pada dua dimensi utama; yaitu tauhid dan sosial. Tauhid tidak hanya dimaknai sebagai pengakuan terhadap keesaan Allah, tetapi juga sebagai fondasi moral yang menuntun perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Penolakan terhadap tauhid berarti pengingkaran terhadap agama itu sendiri, yang tercermin dalam sikap abai terhadap anak yatim dan orang miskin. Tauhid menjadi inti yang mengikat iman dengan amal nyata. Penekanan sosial dalam Surat al-Maun menegaskan bahwa agama tidak berhenti pada ritual, melainkan harus diwujudkan dalam kepedulian terhadap sesama. Anak yatim dan orang miskin disebut secara eksplisit sebagai simbol kelompok lemah yang membutuhkan perhatian. Mengabaikan mereka berarti mendustakan agama, sebab iman sejati harus melahirkan tindakan yang menolong dan menguatkan. Dimensi sosial ini menunjukkan bahwa keberagamaan sejati tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab sosial yang konkret. Keterkaitan antara tauhid dan...